Home Daerah Empat Bulan Siltap Menunggak, Perangkat Desa Kepung Kantor Bupati:James Uang Janji Tuntaskan Kewajiban Pemda
DaerahHalbarHeadline

Empat Bulan Siltap Menunggak, Perangkat Desa Kepung Kantor Bupati:James Uang Janji Tuntaskan Kewajiban Pemda

Share
Sejumlah Perangkat Desa Kepung Kantor Bupati Halmahera Barat
Share

Babacarita.com – Kesabaran perangkat desa di Kabupaten Halmahera Barat akhirnya mencapai batas. Tunggakan Penghasilan Tetap (Siltap) yang belum dibayarkan selama empat bulan memicu gelombang protes. Sejumlah pemerintah desa mendatangi Kantor Bupati Halmahera Barat untuk menuntut Pemerintah Kabupaten segera melunasi hak mereka yang hingga kini belum terealisasi.

Dalam aksi tersebut, para perangkat desa menegaskan bahwa pembayaran Siltap bukan sekadar janji politik atau kebijakan administratif, melainkan hak yang wajib dipenuhi pemerintah daerah. Keterlambatan pembayaran dinilai telah berdampak langsung terhadap kesejahteraan aparatur desa dan berpotensi mengganggu efektivitas pelayanan pemerintahan di tingkat desa.

Aspirasi itu kemudian disampaikan dalam forum audiensi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat. Di hadapan para peserta hearing, para perwakilan pemerintah desa meminta kepastian waktu pembayaran dan mendesak pemerintah tidak lagi membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Halmahera Barat, James Uang, memastikan pemerintah daerah tidak akan mengabaikan kewajibannya. Ia menegaskan seluruh tunggakan Siltap akan diselesaikan, meski pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang saat ini sedang mengalami tekanan fiskal.

Menurut James, keterlambatan pembayaran bukan karena pemerintah sengaja menahan anggaran, melainkan akibat kondisi riil keuangan daerah yang belum memungkinkan seluruh kewajiban dibayarkan sekaligus.

“Jadi tadi saya sampaikan kondisi sesuai dengan kondisi riil keuangan daerah. Bukan karena pemerintah daerah memiliki anggaran tetapi sengaja tidak membayarkannya,” tegas James.Senin (29/6/2026)

Ia menjelaskan, keterbatasan fiskal memaksa pemerintah melakukan penyesuaian prioritas belanja daerah, termasuk dalam proses pencairan hak-hak aparatur pemerintah desa. Meski demikian, pemerintah daerah mengaku terus berupaya mencari solusi agar pembayaran tunggakan dapat direalisasikan secepat mungkin.

James juga menegaskan komitmennya untuk menjaga komunikasi yang terbuka dengan pemerintah desa agar kondisi keuangan daerah dapat dipahami bersama dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Bupati akhirnya menghasilkan kesepahaman antara kedua belah pihak. Pemerintah Kabupaten dan perwakilan pemerintah desa sepakat menempuh langkah penyelesaian tunggakan Siltap secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.

Meski demikian, tuntutan utama perangkat desa tetap jelas: hak mereka harus segera dibayarkan. Sebab, bagi aparatur desa, Siltap bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran, melainkan sumber penghidupan yang menopang jalannya roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa.(Ace/red)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
DaerahHalteng

Polres Halmahera Tengah Amankan Ratusan Miras di Kawasan Tambang

Weda,Babacarita.com - Peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah...

DaerahHaltengHeadline

‎35,07 Gram Sabu Disita di Kawasan IWIP, Tiga Karyawan Swasta Diamankan Polisi ‎

Weda,Babacarita.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Halmahera Tengah mengungkap dugaan tindak pidana...

DaerahHeadlineTernate

Abdul Hamid Payapo, berhasil menunjukan komitmen menuntaskan longsoran ngade lebih cepat dari jadwal PHO

TERNATE,Babacarita.com - Penanganan longsoran di kawasan Ngade, Kota Ternate, akhirnya rampung lebih cepat...

DaerahHalbarHeadline

DPRD Halbar Kecam Penertiban Sepihak DKP Malut, Rompong Nelayan Dipotong Tanpa Kejelasan

HALBAR,Babacarita.com - Kebijakan penertiban sarana penangkapan ikan milik nelayan kecil di sejumlah...