
Babacarita.com – Persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I PD KEP SPSI Provinsi Maluku Utara disebut telah memasuki tahap akhir. Panitia memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme organisasi dan aturan AD/ART yang berlaku.
Sekretaris Panitia Musda I, Iskar Mansur, menegaskan bahwa hingga saat ini progres persiapan telah mencapai sekitar 80 persen, termasuk distribusi undangan kepada peserta dan unsur organisasi terkait.
“Persiapan pelaksanaan Musda I sudah memasuki tahap pematangan. Sejumlah kebutuhan teknis dan administrasi hampir seluruhnya rampung, termasuk distribusi undangan,” ujar Iskar dalam rilis yang diterima media.Senin (18/5/2026).
Musda I PD KEP SPSI Maluku Utara dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026 di Ternate. Agenda ini dinilai menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi dan kepemimpinan SPSI di Maluku Utara ke depan.
Iskar menegaskan, berdasarkan AD/ART organisasi, setiap anggota pengurus memiliki hak yang sama untuk maju sebagai bakal calon Ketua PD KEP SPSI Provinsi Maluku Utara. Hingga saat ini, kata dia, baru nama ketua petahana yang terlihat akan maju dalam kontestasi. Namun panitia menegaskan peluang munculnya kandidat lain tetap terbuka lebar.
“Sampai saat ini memang baru terlihat Ibu Ketua PD yang akan maju sebagai calon. Tetapi mekanisme organisasi tetap membuka ruang bagi siapa saja yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri. Kita akan mengetahui secara pasti saat tahapan pendaftaran bakal calon dibuka,” tegasnya.
Panitia juga menekankan bahwa tugas mereka bukan mengatur arah dukungan politik dalam organisasi, melainkan memastikan proses Musda berjalan tertib, demokratis, dan sesuai aturan.
“Panitia hanya fokus menyiapkan jalannya Musyawarah Daerah. Soal siapa yang akan menjadi bakal calon hingga terpilih sebagai ketua, itu sepenuhnya ditentukan melalui mekanisme organisasi dan pilihan peserta Musda,” katanya.
Menurut Iskar, Musda I bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum penting untuk menguji soliditas organisasi dan komitmen kader dalam menjaga marwah SPSI di Maluku Utara. Karena itu, seluruh tahapan diminta berjalan transparan tanpa kepentingan yang mencederai demokrasi organisasi.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, lancar, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi buruh di Maluku Utara.
“Pada prinsipnya, panitia sudah bekerja maksimal agar seluruh proses berjalan baik hingga hari pelaksanaan nanti pada 25 Mei 2026,” tutupnya.

Leave a comment