Babacarita.com – Ketua Umum Forum Rakyat Nusantara, Rusdi,melontarkan kecaman tajam terhadap dugaan praktik mafia tambang nikel di wilayah Pelabuhan Gebe, Pulau Gebe. Ia menilai aktivitas ilegal tersebut berlangsung terang-terangan dan diduga terjadi dengan pembiaran dari otoritas pelabuhan.
Menurut Rusdi, praktik pengiriman ore nikel tanpa dokumen resmi bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan indikasi kuat kejahatan terorganisir yang merugikan negara serta memperparah kerusakan lingkungan.
“Tidak mungkin kapal keluar-masuk dan aktivitas bongkar muat berlangsung tanpa sepengetahuan otoritas pelabuhan. Jika ini terus dibiarkan, patut diduga ada keterlibatan oknum. Negara tidak boleh kalah dari mafia tambang,” tegasnya.
Dalam pernyataan resminya, FORNUSA menyampaikan sejumlah tuntutan tegas. Mendesak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, untuk segera mencopot Kepala Syahbandar/Kawilker Pelabuhan Gebe apabila terbukti lalai atau terlibat.
Mendesak Badan Reserse Kriminal Polri untuk segera mengusut dan menangkap seluruh pihak yang terlibat, baik dari perusahaan maupun oknum aparat.
Meminta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan turun langsung dan menindak tegas seluruh aktivitas tambang serta pengiriman ore nikel ilegal di wilayah tersebut.
Rusdi menegaskan bahwa pembiaran terhadap praktik ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap hukum dan kepentingan rakyat.
“Jika tidak ada tindakan tegas, maka ini mengarah pada pembiaran sistemik. Ini bukan lagi pelanggaran biasa, tetapi kejahatan terstruktur yang harus dibongkar sampai ke akar-akarnya,” ujarnya. Rabu (6/5/2026)
FORNUSA juga menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka berencana menggelar aksi besar di Jakarta, melaporkan kasus ini secara resmi kepada aparat penegak hukum, serta mengawal proses hukum hingga seluruh aktor yang terlibat diproses tanpa pengecualian.(*)

Leave a comment