Home Daerah ‎Hilang Hampir Tiga Pekan, Karyawan IWIP Ditemukan Membusuk di Kebun Sagu ‎
DaerahHaltengHeadline

‎Hilang Hampir Tiga Pekan, Karyawan IWIP Ditemukan Membusuk di Kebun Sagu ‎

Share
Polisi melakukan Olah TKP
Share

Halteng, Babacarita.com – Setelah hampir tiga pekan dilaporkan hilang, La Rano (33), karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh membengkak dan membusuk di kawasan Kebun Sagu Walakleu, Desa Sawai Itepo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIT.
‎
‎Jasad korban ditemukan di sekitar kali mati atau mengering. Hingga kini, penyebab dan waktu pasti kematiannya belum diketahui. Polisi masih melakukan pendalaman, sementara jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum (VER).
‎
‎Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedewanto melalui Kapolsubsektor Weda Tengah, Ipda Abdul Rajak Jauhati, membenarkan penemuan mayat tersebut.
‎
‎“Iya, ada penemuan mayat di kawasan Kebun Sagu Walakleu, Desa Sawai Itepo,” ujar Abdul Rajak, Jumat (9/10/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, jasad La Rano pertama kali ditemukan seorang anak berinisial Geraldi Wasito bersama tiga rekannya saat mencari ikan di sekitar kali dekat Kebun Sagu Walakleu.
‎
‎Ketika tiba di lokasi yang aliran kalinya telah mengering, mereka melihat sesosok mayat. Temuan itu kemudian diberitahukan kepada masyarakat setempat.
‎
‎Informasi tersebut selanjutnya diterima Cristianus Labetubun bersama sejumlah rekannya. Setelah mendapat kabar dari dua perempuan yang sebelumnya menerima informasi dari anak-anak, mereka menuju lokasi untuk memastikan penemuan tersebut.
‎
‎Setelah dilakukan pencarian di sekitar kawasan itu, jasad korban akhirnya ditemukan di sekitar kali kering dalam areal Kebun Sagu Walakleu.
‎
‎Di balik penemuan tersebut, La Rano diketahui telah meninggalkan tempat tinggalnya di Desa Lelilef Sawai sejak Jumat (18/9/2026). Kepada keluarga, korban menyampaikan rencana pulang ke kampung halamannya di Buton karena sedang mengalami gangguan kesehatan.
‎
‎“Korban dilaporkan hilang sejak 18 September atau sudah tiga pekan dilaporkan hilang,” kata Abdul Rajak.
‎
‎Sebelum meninggalkan tempat tinggalnya, korban sempat menjalani pemeriksaan di Klinik PT IWIP. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada keluarga, korban mengalami kondisi kekurangan trombosit.
‎
‎Namun, setelah korban tidak lagi dapat dihubungi, keluarga mulai melakukan pencarian hingga melaporkan kehilangan tersebut ke Polsubsektor Weda Tengah pada 19 September 2026.
‎
‎Pencarian keluarga akhirnya berujung pada penemuan jasad korban pada 8 Oktober 2026. Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembengkakan, perubahan warna menjadi kebiruan, serta pembusukan.
‎
‎Kondisi tersebut membuat pemeriksaan medis menjadi penting untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban. Riwayat sakit yang dialami La Rano sebelum menghilang belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematiannya.
‎
‎Usai ditemukan, jenazah dievakuasi ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum (VER). Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Halmahera Tengah guna melakukan penanganan lebih lanjut.
‎
‎Penyidik masih mendalami peristiwa tersebut melalui keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan medis atau forensik diharapkan dapat membantu memastikan penyebab kematian korban.
‎
‎Hingga Jumat (9/10/2026), belum ada kepastian mengenai kapan La Rano meninggal dunia maupun apa yang menyebabkan kematiannya.
‎
‎Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang berujung pada penemuan jasad karyawan IWIP tersebut.Pungkasnya.(*)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
DaerahHalsel

Eco Bhinneka dan Pemuda Sabatang Bergerak, Penghijauan Menyasar Sekolah hingga Ruang Publik

Halsel, Babacarita.com - Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada seruan dan...

Headline

DPD RI Serap Aspirasi di Taliabu, Soroti Keterbatasan Penyidik dan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak ‎

‎TALIABU, Babacarita.com - Ketua Badan Kehormatan DPD RI Komite III, Hasby Yusuf,...

Headline

Aklamasi! Aknosius Datang Nahkodai PIKI Halbar, Siap Kawal Pembangunan Daerah

HALBAR, Babacarita.com - Aknosius Datang, S.Pd., M.M., resmi terpilih secara aklamasi sebagai...

Daerah

Dari Makayoa untuk Indonesia, Sandiaga Uno Dorong Peran Nyata IKB Makayoa Bersatu

JAKARTA, Babacarita.com. - Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa resmi diluncurkan...